Sebanyak 99 inovasi dinilai untuk memperebutkan posisi Top 33 Inovator.

Jum`at, 28 Februari 2014 13:16:12 - Oleh : zc
Kompetisi inovasi pelayanan publik memasuki tahap kedua. Sebanyak 99 inovasi dinilai untuk memperebutkan posisi Top 33 Inovator. Mereka mempresentasikan inovasinya di hadapan tim panel independen,Kamis (27/2).  

Kompetisi inovasi pelayanan publik memasuki tahap kedua. Sebanyak 99 inovasi  dinilai untuk memperebutkan posisi Top 33 Inovator. Mereka mempresentasikan inovasinya di hadapan tim panel independen, Kamis (27/2).

Hari pertama sebanyak tujuh innovator, secara bergantian berhadapan tim panel independen yang terdiri adri J.B. Kristiadi, Dosen FISIP UI, Roy V. Salomo, Peneliti The Jawa Pos Institute of Pro-Otonomi (JPIP) Dadan S. Suharmawijaya, Anggota Litbang Harian Kompas Bambang Setiawan, Guru Besar UGM Sofyan Effendi, Peneliti dari LIPI Siti Zuhro.

Tujuh innovator yang mempresentasikan inovasinya di hari pertama adalah :

No

Instani

Nama Inovasi

1

Komisi Pemberantasan Korupsi

Program Pengendalian Gratifikasi

2

Kementerian Hukum dan HAM

Sistem Pendaftaran Jaminan Fidusia Secara Online

3

Kementerian PPPA

Penanganan Pengaduan Berperspektif Korban

4

Badan Pertanahan Nasional Kota Tangerang

Pelayanan Akhir Pekan

5

Provinsi Jawa Barat

KM 0 Pro Poor - Jabar

6

Kementerian Pertanian


Sistem Informasi Layanan Permohonan Informasi Publik (Silayan Online)

7

Kota Cilegon

Inovasi Pengelolaan Pajak Daerah

Asdep Perumusan Kebijakan Inovasi dan Sistem Informasi Pelayanan Publik Kemenetrian PANRB, M. Imanuddin mengatakan, penilaian inovasi pelayanan publik akan dilanjutkan Jumat dan seterusnya sesuai jadwal.

Sumber : menpan

« Kembali | Kirim | Versi cetak