PEMBANGUNAN PPKI

BERANDA | PPKI | PUPTR | LHPP

 

Sub Bag Perencanaan Pembangunan, dan Komunikasi Informatika

 

Sub  Bagian  Perencanaan  Pembangunan  Komunikasi dan Informatika mempunyai tugas menyiapkan bahan pengoordinasian  penyusunan  kebijakan  bidang perencanaan  pembangunan,  komunikasi  dan informatika serta penyelenggaraan tata usaha Bagian.

Uraian  tugas  Sub  Bagian  Perencanaan Pembangunan  Komunikasi  dan  Informatika  adalah sebagai berikut : 

  1. mempelajari  peraturan  perundang-undangan, pedoman  dan  petunjuk  teknis  serta  bahan  lainnya yang  berkaitan  dengan  perencanaan pembangunan,  statistik,  komunikasi  dan informatika;
  2. menyusun program kerja dan kegiatan Sub Bagian;
  3. menyusun program kerja Bagian;
  4. menyiapkan  bahan  pengendalian  program  kerja Bagian;
  5. menyiapkan  bahan  penyusunan  kebijakan  bidang perencanaan  pembangunan,  perencanaan pembangunan, komunikasi dan informatika;
  6. menyiapkan  bahan  koordinasi  pelaksanaan kebijakan  bidang  perencanaan  pembangunan, perencanaan  pembangunan,  komunikasi  dan informatika;
  7. menyiapkan  bahan  pemantauan  dan  evaluasi pelaksanaan  kebijakan  bidang  perencanaan pembangunan, komunikasi dan informatika;
  8. menyiapkan bahan dan fasilitasi  koordinasi  bidang Perekonomian  Pembangunan  dan  Sumber  Daya Alam; melaksanakan kegiatan kearsipan, surat menyurat, pengetikan,  kepustakaan,  dokumentasi  dan informasi Bagian;
  9. melaksanakan  administrasi  kepegawaian, keuangan dan barang Bagian;
  10. melaksanakan  kegiatan  kerumahtanggaan  Bagian;
  11. menyusun  laporan  pelaksanaan  tugas  Sub  Bagian dan Bagian.

DISPERINDAG ESDM KULONPROGO
KANTOR LINGKUNGAN HIDUP KULONPROGO

 

KEGIATAN PPKI

Audiensi Dukungan Kampanye Earth Hour 2015

3 Maret 2015

Pada hari sabtu, 28 Maret 2015, pukul 20.30 - 21.30, gerakan kampanye Earth Hour kembali akan dilakukan serentak di seluruh dunia. Earth Hour adalah kampanye, berupa inisiatif global yang mengajak individu, praktisi bisnis, pemerintah dan sektor publik lainnya di seluruh dunia untuk turut serta mematikan lampu selama satu jam. Kampanye ini merupakan salah satu bentuk himbauan kepada seluruh masyarakat dunia untuk lebih efisien dan bijaksana dalam penggunaan energi.

 

Berawal dari tahun 2007, Earth Hour telah berkembang secara pesat dalam ukuran, jumlah peserta dan juga rekognisi masayarakat dunia, termasuk perubahan tema dari “60 " ke “60+ Go Beyond The Hour " di tahun 2011. Pada tahun 2008, 50 juta orang di 35 negara mematikan lampunya dalam aksi mendukung Earth Hour. Prestasi ini terus meningkat, bahkan di tahun 2014, Earth Hour didukung oleh ratusan juta penduduk dunia, 7000 kota di 162 negara. Earth Hour telah menjadi gerakan lingkungan terbesar dalam sejarah.

Di Indonesia, kampanye Earth Hour dimulai sejak tahun 2009 dengan dukungan penuh dari Gubemur Provinsi DKI Jakarta, Bapak famj Bowo selaku Duta Earth Hour 2D09-2011.Pada tahun 2012, 21 kota di Indonesia turut berpartisipasi dalam kampanye global tersebut.Berdasarkan hasil quick count yang dilakukan PLN, partisipasi di tahun 2011 berhasil menurunkan beban listrik sebesar 700 MW di Jawa - Bali setara dengan penghematan biaya energi hingga 14 miliar rupiah. Memasuki tahun ketujuh pelaksanaan Earth Hour di Indonesia, puncak kegiatan earth Hour di Indonesia akan dilaksanakan di 31 kota di Indonesia yang sudah berkamitmen.

Audiensi dari Tim Earth Hour Jogja dari komunitas pecinta lingkungan jogja diselenggarakan Bagian Administrasi Pembangunan tanggal 3 Maret 2015

(sumber: Dokumen Bagian Administrasi Pembangunan)

 

 

 

 

Deklarasi Peduli Sampah

14 Februari 2015

1.    Kegiatan Deklarasi Peduli Sampah diselenggarakan KLH dalam rangka memperingati hari Peduli Sampah Nasional 21 Februari mendatang, yang melibatkan segenap elemen masyarakat, seluruh SKPD, DPRD Kulon Progo, Kodim 0731/Kulon Progo, Polres Kulon Progo, Brimob Kulon Progo, Kejaksaan Negeri Wates, Pengadilan Negeri Wates, Radar Congot, Pemkab Kulon Progo mengajak untuk peduli terhadap sampah.
2.    Pembacaan deklarasi peduli sampah masyarakat Kulon Progo yang isinya:
-    Mengubah perilaku dan peduli terhadap pengelolaan sampah.
-    Membuang sampah pada tempatnya, memilah sampah dengan baik dan benar sesuai prinsip 3R, serta tidak membakar sampah.
-    Berpartisipasi aktif dalam usaha-usaha pengelolaan sampah.
3.    Amanat bupati Kulon Progo:
-    Tema yang diangkat pada Peringatan Hari Peduli Sampah Tingkat DIY kali ini adalah Gotong Royong Membangun Kepedulian terhadap Sampah (Gropyok Sampah)
-    Melaksanakan kebersihan di lingkungan masing-masing,dan bekerja bakti bersama-sama membersihkan tempat publik minimal seminggu sekali, serta melakukan operasi sampah liar minimal seminggu sekali.
4.    Usai deklarasi, dilanjutkan dengan gerakan massal kebersihan lingkungan bersama elemen masyarakat dan siswa, kerja bakti membersihkan lingkungan di wilayah Alun-alun Wates, seputaran KAI Wates, dan ruas jalan Kawijo, Wates.
5.    Agenda Kegiatan akan diselenggarakan sampai tanggal 21 Februari 2015

 

 

 

GERAKAN KEBERSIHAN

31 Agustus 2013

Dalam rangka melestarikan / menumbuhkan budaya hidup bersih dan indah serta untuk mendukung program Adipura di Kabupaten Kulon progo maka berdasarkan intruksi Bupati Kulonprogo Nomor 3 Tahun 2010 tentang gerakan Kebersihan, Keteduhan dan Keindahan Pemerintah Kabupaten Kulon Progo akan menggerakkan kembali gerakan bersih teduh dan indah kota Wates. (PELH) Surat Edaran