Audiensi Kunjungan Kerja Kota Metro ke Pemerintah Kabupaten Kulon Progo

Kunjungan Kerja Kota Metro, Lampung dilaksanakan pada Selasa, 12 Oktober 2021 di Ruang Rapat Sermo Kompleks Pemkab Kulon Progo. Rombongan Kota Metro diterima oleh Bapak Bupati Kulon Progo beserta jajarannya. Bapak Bupati menyambut baik kunjungan kerja: "Saya harap kita dapat bertukar informasi yang baik untuk daerah kita masing-masing." Rombongan terdiri dari Walikota, Kepala BAPPEDA, Kepala Dinas Koperasi, UMK, UM dan Perindustrian, Kepala Dinas Kepemudaan, Pariwisata dan Olah Raga, Kepala Bagian Pemerintahan serta Ketua DEKRANASDA.

Ir. Bambang Tri Budi Harsono, MM selaku Asisten Perekonomian Pembangunan dan Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah Kabupaten Kulon Progo menyampaikan bahwa walaupun dalam kondisi keterbatasan APBD dan angka kemiskinan yang masih tinggi, Kabupaten Kulon Progo terus membangun. Kabupaten Kulon Progo memiliki berbagai keunggulan antara lain letak geografis yang jauh dari potensi bencana seperti gunung berapi dan gempa bumi, Kulon Progo sebagai pintu gerbang masuk ke DIY mempunyai Bandara YIA, dekat dengan salah satu keajaiban dunia yaitu Candi Borobudur, dekat dengan Kota Yogyakarta yang sering dikunjungi turis lokal maupun manca negara.

Beberapa proyek strategis dengan konsep airport city dan aerotropolis di Kabupaten Kulon Progo antara lain: Pembangunan Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS), Pengembangan Jalur Bedah Menoreh, Pembangunan Jalan Tol, dan Pembangunan Jalur Kereta Api sebagai Aksesbilitas Bandara. Selain itu, juga dilakukan pembangunan Pelabuhan Perikanan Tanjung Adikarta dan Kawasan Industri Sentolo.

Kulon Progo terus melakukan berbagai inovasi daerah. Sebagai upaya menjalankan misi Pemerintah Kabupaten Kulonprogo, Bupati telah menggulirkan slogan “Bela – Beli Kulonprogo” yang kemudian menjadi etos kerja semua OPD. “Bela – Beli Kulon Progo” dalam konteks pertanian dan pangan telah dideklarasikan tekad bersama antara Pemerintah, masyarakat Kulon Progo dan pemangku kepentingan lainnya melalui gerakan “Madhep Mantep Mangan Pangane Dhewe”

  1. “ Iso Nandur Ngopo Tuku “
  2. “ Iso Ngingu Ngopo Tuku “
  3. “ Iso Gawe Ngopo Tuku “

Tujuannya adalah  membangun kepercayaan publik tentang potensi Kulon Progo dan memberikan nilai tambah bagi para petani produsen pangan untuk meningkatkan kesejahteraannya.

“Kota Metro merupakan pusat pemerintahan dari Lampung Tengah yang saat ini sedang mengembangkan kota cagar budaya. Hal ini pertama kali dilakukan di Lampung,“ demikian disampaikan Kepala BAPPEDA Kota Metro. “Kota Metro merupakan kota yang sangat identik dengan Kulon Progo karena banyak transmigran dari DIY. Kami berharap dapat belajar banyak dari inovasi-inovasi yang dilakukan oleh Kabupaten Kulon Progo. Pengembangan inovasi-inovasi sebagai upaya menarik dana dari pusat (DID) untuk pengembangan daerah terus kami lakukan. Salah satu inovasi yang sudah diterapkan adalah Jaringan Masyarakat Peduli Anak dan Ibu (JAMA-PAI). Banyak sekali inspirasi yang kami dapat dari acara sore hari ini dalam mengemas program-program menjadi inovasi. Metro Bangga Beli merupakan salah satu semangat yang mirip dengan Kulon Progo.” Beliau juga mengharapkan sharing terkait bagaimana dalam berinovasi agar dapat out of the box supaya rasa gotong royong dan guyub bisa begitu kental.

Bupati Kulon Progo, Drs. H. Sutedjo menanggapi, “Kita punya Peraturan Bupati yang mengatur bahwa setiap OPD maupun Pemerintah Desa untuk menciptakan suatu inovasi yaitu Peraturan Bupati No 74 Tahun 2019. Setiap OPD atau Kapanewon wajib membuat inovasi dalam 3 tahun anggaran yang harus implementatif dan bermanfaat untuk masyarakat. Untuk desa wajib membuat satu inovasi dalam 4 tahun anggaran.”

Acara ditutup dengan ucapan terima kasih dari Bapak Walikota Metro, “Terima kasih kepada Bapak Bupati Kulon Progo beserta jajaran untuk kegiatan sore hari ini. Semoga kegiatan ini menjadi amal ibadah bagi kita. Kami mohon maaf jika ada kesalahan dalam kegiatan ini.” (Rky/Ny)