Kunjungi Kab. Temanggung, Pemkab Kulon Progo Study Referensi Pengelolaan BLUD dan BUMD

Jumat, 22 Juli 2022 Pemda Kabupaten Kulon Progo melaksanakan studi referensi ke Pemda Kabupaten Temanggung. Studi referensi dilakukan dalam upaya peningkatan informasi terkait pengelolaan dan pengembangan BUMD dan BLUD. Temanggung memiliki APBD sebesar 2,1 miliar rupiah dengan PAD 313,4 juta rupiah. Produk Domestik Regional Bruto Temanggung 72% dari tenaga kerja pertanian. Study referensi ke Pemkab Temangung diterima oleh Asisten II Setda Temanggung Bidang Perekonomian dan Pembangunan Bapak Ripto Susilo. Komoditas andalan Kabupaten Temanggung adalah tembakau dan kopi yang ditanam di kaki Gunung Sindoro, Gunung Sumbing, dan Gunung Prau. Tembakau Srintil yang hanya ada di lereng Gunung Sumbing merupakan produk dengan Indikasi Geografis (IG). Sedangkan Kopi Arabika dan Robusta menjadi produk kopi dengan IG. Indikasi Geografis (IG) pada produk selama ini diklaim sebagai produk premium yang dapat meningkatkan pendapatan jika digunakan dan dilindungi dengan baik. Kelestarian satwa juga diperhatikan oleh Pemkab Temanggung dengan pelestarian habitat Ikan Uceng di sungai-sungai.

Untuk pengelolaan BUMD setiap Triwulan I dan III dilakukan evaluasi Pemkab Temanggung bersama dengan Direktur BUMD. Pemkab selalu melakukan kunjungan ke BUMD setiap semesternya. Hal ini dilakukan untuk memantau hal-hal teknis yang tidak ada dalam data laporan. Terdapat 7 BUMD di Kabupaten Temanggung yaitu:

  • PDAM Tirta Agung
  • PD BPR Bank Pasar
  • PD Apotik Waringin Mulyo
  • PD Aneka Usaha
  • PD Bhumi Pala Wisata: mengelola pemandian dan kolam renang
  • PD BPR BKK Temanggung
  • PD BKK Pringsurat

Reward dan Punishment setelah BUMD selesai dievaluasi dilakukan dengan membuat 9 Grade untuk Manajer dan dievaluasi 3 bulan sekali.

  • Jika mendapat reward akan naik grade yang tunjangannya lebih besar.
  • Jika kinerjanya kurang akan turun grade dan ada mutasi manajer per semester. Mekanisme ini tertuang dalam Peraturan Direksi.

Sedangkan BLUD di Temanggung antara lain RSUD Temanggung, Puskesmas (keduanya di bawah Dinas Kesehatan) dan Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Temanggung TV (di bawah Dewan Pengawas Kominfo).

Proses pembinaan BLUD di Kabupaten Temanggung:

  • Koordinasi pembinaan BLUD secara teknis di Dinkes dan pelaporan keuangannya di BKAD dan berada di bawah kewenangan Sekretaris Daerah. Untuk BLUD belum ada dalam tupoksi Bagian Perekonomian.
  • Pembinaan ke BUMD dilakukan sesuai dengan kebutuhan misalnya jika membutuhkan pendampingan penyusunan RKAP, pembinaan pembuatan SOP, evaluasi belum bisa mencapai target RAB dan evaluasi penggunaan aplikasi komputer. Hasil evaluasi ini dilaporkan kepada Pak Setda berisi permasalahan dan rekomendasinya.

Kunjungan ditutup oleh Ripto Susilo dan dilanjutkan pemberian kenang-kenangan berupa cindera mata oleh Kepala Bagian Perekonomian Setda Kab. Temanggung dan Asisten Perekonomian Pembangunan dan SDA Setda Kulon Progo serta foto bersama

Setda Kab. Kulon Progo menyampaikan terima kasih atas sambutan, informasi dan ilmu yang diberikan oleh Pemkab Temanggung. Harapannya Kulon Progo bisa mengambil hal-hal baik dalam pembinaan BUMD yang dilakukan oleh Pemkab Temanggung sehingga bisa diterapkan di Pemkab Kulon Progo. (Rky)