Perkenalkan Pengurus & Pengawas Periode 2022-2024, KPN Sumber Rejeki Audiensi ke Pemkab Kulon Progo

Bapak Pj. Bupati Kulon Progo menerima audiensi Koperasi Pegawai Negeri (KPN) Sumber Rejeki pada Senin, 1 Agustus 2022 di Ruang Rapat Menoreh Kompleks Pemkab Kulon Progo. KPN Sumber Rejeki adalah koperasi yang beranggotakan pegawai negeri sipil di lingkungan Pemda Kulon Progo. Sudah berdiri sejak tahun 1985. Rudiyatno, MM. selaku Ketua Pengawas menyampaikan tujuan audiensi ini untuk memperkenalkan Pengurus dan Pengawas KPN Sumber Rejeki Periode 2022-2024. 

 

Susunan Pengurus dan Pengawas :

Ketua                        : Sarji, S.IP, MAP.

Sekretaris                 : Taufiq Prihadi, S.E.

Bendahara                : R. Sukirno, S.IP, MM.

Ketua Pengawas       : Drs. Rudiyatno, MM.

Anggota Pengawas   : Raden Sigit Purnomo, S.IP

                                    Agnes Frida C, S.IP., MPA.

dan 3 orang Karyawan Pengelola.

 

Selain itu, Sarji, S.IP, MAP. selaku Ketua Pengurus menyampaikan kondisi terkini KPN Sumber Rejeki :

  1. Jumlah anggota mengalami penurunan karena banyaknya anggota yang pensiun atau meninggal dunia dan tidak ada penambahan anggota baru. Pada awal tahun 2021 jumlah anggota yakni ± 360 orang, di akhir tahun 2021 sebanyak 321 orang dan pada pertengahan tahun 2022 sebanyak ± 200 orang.
  2. KPN Sumber Rejeki bergerak dalam bidang usaha dagang, simpan pinjam dan persewaan. Dalam usaha dagang, KPN Sumber Rejeki memiliki pertokoan di sebelah Timur Pemda Kulon Progo dan Tomira yang beralamat di Tambak. Tomira ini sudah dimiliki 100% oleh KPN Sumber Rejeki. Selain itu, KPN Sumber Rejeki juga memiliki aset berupa tanah yang disewa oleh Ganesha Operation beralamat di Terbah. Sewa tanah ini berakhir di tahun 2024.

Dalam acara tersebut disampaikan pula masalah yang dihadapi dan rencana kerja tahun 2022. Terkait hal tersebut, Iffah Mufidati, S.H., MM. selaku Kepala Dinas Koperasi UKM menyampaikan bahwa pada tanggal 11 November 2021 telah menyampaikan Rekomendasi kepada KPN Sumber Rejeki terkait permasalahan di koperasi tersebut. Turut menambahkan, Ir. Ambar Utami R, Kepala Bidang Kelembagaan Dinkop UKM, menyampaikan bahwa rekomendasi tersebut disampaikan pada waktu serah terima pengurus oleh Wahyu Pujianto serta telah dilakukan penandatanganan BAP Serah Terima Jabatan. KPN Sumber Rejeki agar segera menyampaikan Susunan Pengurus dan Pengawas yang baru kepada Dinas Koperasi untuk mendapatkan pengesahan dari Kepala Dinkop UKM.

Bapak Drs. Tri Saktiyana M.Si selaku Pj. Bupati Kulon Progo menyampaikan bahwa koperasi janganlah dianggap sebagai lembaga pemerintah ataupun yayasan. Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan para anggota, didirikan serta dikelola untuk kepentingan anggota. Koperasi mempunyai tugas untuk membina anggotanya. Anggota pun juga mempunyai tugas untuk mengawasi koperasi itu sendiri. Selama ini partisipasi dan pengawasan anggota sangat kurang. Hendaknya KPN Sumber Rejeki tetap mengutamakan prinsip keanggotaan koperasi yang bersifat sukarela dan terbuka dalam melakukan perekrutan anggota baru, misalnya dengan menghimbau kepada yang belum menjadi anggota untuk menjadi anggota.

Rapat ditutup dengan kesimpulan bahwa koperasi jangan sampai jadi "klangenan" (kesenangan) tetapi koperasi harus bergerak dan mempunyai nilai tambah dan dapat mengatasi masalah yang ada. Koperasi merupakan organisasi bisnis yang bisa dikembangkan. Tanggung jawab dalam pengembangan koperasi merupakan kewenangan Pengurus dan Dewan Pengawas dibawah binaan Dinas Koperasi UKM. (Rky)