Bedah Rumah Swadaya Berbantuan yang dilaksanakan Minggu (21/7/2019) dilaksanakan di dua lokasi. Lokasi pertama, bedah rumah milik Bapak Mujiyo d/a Wareng Rt. 32/11 Donomulyo Nanggulan. mendapat bantuan dari Baznas Kulon Progo sebesar Rp. 15 juta. Lokasi kedua milik Y.Sugiman d/a Borosuci, Rt.14/07 Banjarasri Kalibawang Kulon Progo mendapat bantuan dari Bank BPD DIY Cabang Wates Rp. 10 juta dan Paguyuban Pegawai Kristiani Rp. 5 juta.
Pelaksanaan gotong royong bedah dipimpin oleh Wakil Bupati Kulon Progo Drs.H.Sutedjo, dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Kulon Progo Akhid Nuryati,SE, Assda III Djulistyo, Direktur RSUD Wates, beberapa Kepala OPD, Ketua Baznas Kulon Progo, Camat Nanggulan, Forkompimcam Nanggulan, Kepala Sekolah, Guru dan siswa SMP N 2 Nanggulan, dan masyarakat sekitar.
Wabup bersama pendamping dan masyarakat melakukan kerja bakti dengan melakukan cor rumah Mujiyo, yang sudah dikerjakan oleh warga sekitar selama seminggu. Semangat warga melakukan gotong tinggi, siang malam bergantian bekerja, tanpa menerima bayaran.
Keluarga Mujiyo memang layak mendapat bantuan karena selain rumah tidak layak huni, penghasilan
"Kami terharu dengan bantuan bedah rumah ini karena sangat membantu. Kami bekerja sebagai buruh serabutan, kadang buruh, kadang ikut proyek. Dengan anak 2" kata Mujiyo.
Mujiyo juga bersyukur dan bangga karena anak pertamanya, Ika Wiji Cahyani, sejak SD juara I, SMP juara I. dan tahun ini Lulus SMK N 1 Pengasih juga berhasil dengan nilai 378,5 Tertinggi se Kulon Progo (Peringkat 2 DIY).
Selesai Bedah Rumah di Nanggulan dan Kalibawang, Wakil Bupati Kulon Progo Drs.H.Sutedjo menyampaikan terimakasih kepada semua pihak, baik Baznas Kulon Progo, Bank BPD DIY, SMP N 2 Nanggulan, OPD pendamping dan masyarakat yang telah ikut kerja bakti gotong royong, sehingga dapat membantu pembangunan rumah menjadi layak huni.
"Terimakasih kepada Baznas Kulon Progo, Bank BPD DIY Cabang Wates, OPD pendamping, dan semua pihak telah memberikan perhatian pada warga miskin yang tidak layak huni, ini sangat membantu masyarakat, meringankan beban, rumah yang sebelumnya rumah memprihatinkan sehingga perlu bedah rumah menjadi rumah yang layak huni. Terimakasih kepada warga, maupun anak sekolah dilibatkan untuk ikut kerja bakti, gotong royong, dengan anak ikut%
Source: Humas