Kulon Progo, 26 Februari 2025 - Dalam upaya meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengadaan barang/jasa, Pemerintah Kabupaten Kulon Progo menggelar Workshop Pencegahan Korupsi pada Pengadaan Barang/Jasa. Acara ini berlangsung di Aula Adikarto dan dihadiri oleh para Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di wilayah Kabupaten Kulon Progo.
Workshop ini dibuka dengan sambutan dari Kepala Bagian Pengadaan Barang/Jasa, Bapak Taufiq Prihadi, S.E., yang menekankan pentingnya komitmen bersama dalam menciptakan sistem pengadaan yang bersih dan bebas dari praktik korupsi. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa penguatan sistem pengadaan yang transparan dan akuntabel merupakan langkah strategis dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang baik.
Acara ini menghadirkan dua narasumber utama, yaitu Bapak Awan Prasetya Luhur, S.H., M.Hum., selaku Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Wates, dan Bapak Tomy Darlinanto, S.H., M.Hum. Keduanya memberikan materi terkait aspek hukum dan strategi pencegahan korupsi dalam pengadaan barang/jasa. Bapak Awan Prasetya Luhur menyoroti pentingnya pemahaman terhadap regulasi serta pengawasan dalam setiap proses pengadaan guna meminimalisir potensi pelanggaran hukum. Sementara itu, Bapak Tomy Darlinanto berbagi pengalaman serta studi kasus terkait tindak pidana korupsi dalam pengadaan, serta langkah-langkah preventif yang dapat diterapkan oleh para pelaksana pengadaan.
Diskusi dalam workshop ini dipandu oleh moderator Bapak R. Ardhiyanto Eko Purwanto, S.E., M.P.A., yang turut mengarahkan jalannya sesi tanya jawab. Para peserta aktif berdiskusi mengenai tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan pengadaan barang/jasa serta mencari solusi terbaik guna memastikan proses berjalan secara efektif dan sesuai regulasi.
Melalui workshop ini, diharapkan para peserta dapat meningkatkan pemahaman serta keterampilan dalam mengelola pengadaan barang/jasa secara profesional, transparan, dan berintegritas. Pemerintah Kabupaten Kulon Progo berkomitmen untuk terus mendukung upaya pencegahan korupsi guna menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih dan berdaya saing.
Acara ditutup dengan pesan dari narasumber yang menekankan pentingnya sinergi antara berbagai pihak dalam menjaga integritas sistem pengadaan barang/jasa. Harapannya, dengan adanya workshop ini, kualitas pelayanan publik di Kabupaten Kulon Progo semakin meningkat dan bebas dari praktik korupsi. -na-